Setelah mendapatkan seragam dari Elissa. Tentu saja Icha, Ana dan Linda menjadi semakin benci kepada Elissa. Mereka bertanya mengapa bukan Putri yang mengembalikan baju tersebut ke butik dan malah menyuruh Elissa?
Elissa menjawab hal itu karena Bundanya si Putri sakit dan Putri harus menemani Bundanya. Tiba-tiba Izam datang dan memberitahukan bahwa grup rebana rohis mereka dipanggil oleh Kepala Sekolah. Ternyata pemanggilan kepala sekolah ini terkait dengan Bianca. Kepala Sekolah mengharapkan agar Bianca diterima dalam grup rebana rohis mereka, tujuannya adalah agar pamor rebana rohis bisa semakin dikenal dan bisa jadi menang dan jadi juara, mengingat status Bianca saat ini yang sangat dikenal oleh ngetop di sekolah-sekolah lain.
Siapa lagi yang paling tidak setuju dengan Bianca selain Icha, Ana dan Linda. Mereka protes, dan jika Bianca sampai jadi masuk ke dalam tim rebana, mereka bakal keluar dari Rohis. Tapi Putri berhasil menenangkan mereka, jika mereka sampai keluar dari Rohis, berarti tujuannya si Bianca tercapai, apakah mereka bertiga mau Bianca merusak perjuangan mereka selama ini? Perkataan yang diucapkan oleh Putri itu akhirnya mampu meluluhkan hati mereka dan mereka bertiga pun siap bertahan di tim rebana walaupun ada Bianca di sana.
Bianca bergabung dengan tim rebana, dan sudah tentu, hal pertama yang dilihat adalah perdebatan antara Bianca dan Elissa, karena mereka berdua ini memang tidak akur lagi, apalagi melihat gaya tarian yang ditunjukkan Bianca, malah membuat anggota yang lain ketawa-ketawa sendiri.
Sore itu ternyata Bianca diajak datang ke parti alias pesta seorang temannya bersama Dara dan Rasti. Bianca ingin sekali ikut, tapi bingung bagaimana mencari alasan kepada Bang Iid. Untunglah ternyata Bang Iid ingin menemui Bundanya. Bianca memanfaatkan saat ini untuk mengembalikan sementara Bang Iid ke rumah Bundanya sementara Bianca tetap bisa ikut Party.
Di rumah Bang Iid akhirnya meminta maaf kepada Bunda dan mengatakan bahwa ia secepatnya akan meninggalkan Bianca, tapi hal ini ditolak oleh Bunda dan meminta Bang Iid bertahan karena apa yang dilakukan oleh Bang Iid sekarang adalah jihad karena kondisi, bukan keinginan. Suasanapun mencair, Bang Iid sudah meminta maaf dan Bunda pun sudah memaafkan Bang Iid, mereka pun makan bersama.
Dan…. saat itu Bang Vincent mengatakan kepada Bunda bahwa Bang Vincent ingin secepatnya melamarr….. Ibu Arum ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar