"DIMUSUHI OLEH ICHA, ANA DAN LINDA"
Icha, Ana dan Linda kemudian pergi berbelanja busana untuk kostum tim rebana mereka. Di pusat perbelanjaan itu ada cerita lucu tentang Linda. Tanpa disengaja, saat mereka sedang berbelanja, ada seorang cowok yang mendekati Linda, Linda sebenarnya tidak kenal siapa cowok ini. Tapi cowok ini terus mendekatinya dan jadinya Linda semakin salah tingkah. Ternyata cowok itu adalah teman Linda pada saat SMP dulu dan cowok ini masih ingat dengan Linda.
Linda pun menjawab salam dari cowok itu, bahkan cowok ini mengatakan bahwa Linda lebih cantik saat pakai jilbab! Linda terkejut setengah mati mendengar perkataan itu, bahkan Icha dan Ana pun segera menemui Linda yang sedang tersipu malu. Nah, rupanya Icha memilihkan mereka busana yang aneh karena menonjolkan lekuk tubuh. Sebenarnya Ana dan Linda juga kurang sreg tapi karena Icha terus memaksa, akhirnya mereka putuskan untuk membeli kostum tersebut.
Esok paginya di sekolah, lagi-lagi Putri harus melihat Bianca dan abangnya bergandengan tangan! Putri marah dengan abangnya, tapi Putri tidak mau terlihat sebagai orang yang lemah di depan Bianca, ia pun meninggalkan abangnya.
Pada saat jam istirahat, Icha menunjukkan busana yang mereka beli, betapa terkejutnya Putri dan teman satu rebana yang lain saat melihat busana yang mereka beli. Putri dan beberapa teman yang lain dengan halus menolak memakai busana itu. Icha, Ana dan Linda yang kesal dengan penolakan itu akhirnya meminta Putri untuk mengembalikan pakaian yang mereka beli ke butik. Untunglah, disaat seperti ini, ada Elissa yang bersedia membantu. Elissa mengatakan bahwa ia akan menemani Putri mengembalikan dan memilihkan busana buat kostum rebana mereka.
Pada saat akan berangkat, Putri baru tahu jika orang yang memberi kue dan pakaian mereka tempo hari itu adalah Elissa. Elissa mengatakan bahwa kue dan pakaian yang ia beli ternyata sangat disukai oleh para kru sinetronnya dan untuk itu Elissa berterima kasih kepada Putri. Mendengar jawaban itu, barulah Putri tahu jika sebenarnya Elissa adalah orang yang baik.
"BANG IID YANG KERAS KEPALA"

Setelah pada Jilbab In Love episode 8 kita melihat bagaimana sedihnya Putri ditinggal oleh tiga sahabatnya, di episode ini giliran Bang Iid yang benar-benar meninggalkan keluarga Putri.Bang Iid yang menjemput Bianca rupanya ingin mengajak Bianca ke rumah Bundanya Putri, tujuannya adalah untuk meminta Bianca meminta maaf kepada Bunda. Sesampainya di rumah, Bunda hanya meminta Iid untuk tidak lagi bersama Putri lagi, baik itu berpacaran bahkan sampai tinggal di dalam rumah. Bunda meminta Bang Iid untuk segera melepaskan hubungannya dengan Bianca atau mereka sebaiknya menikah. Tak lama Putri pun pulang dan mendengar sendiri dari mulut Bang Iid jika Bang Iid lebih memilih bersama Bianca dibandingkan bersama Bunda dan syariat Islam. Bunda pun pergi meninggalkan mereka. Bianca akhirnya mengajak Bang Iid untuk segera pergi meninggalkan rumah Bunda.
Bunda yang tidak tahan melihat kelakuan Bang Iid ini akhirnya jatuh sakit, untunglah Bang Vincent adalah seorang dokter sehingga Bang Vincent sendiri yang mengobati Bunda. Bang Vincent kemudian memutuskan untuk pergi ke rumah Bianca untuk menjemput Bang Iid bersama adik-adiknya.
Sesampainya di rumah Bianca ternyata mereka mendapatkan sambutan yang kurang mengenakkan dari Papa Bianca, bahkan mereka dianggap sebagai orang yang tidak bermoral sama sekali. Mempunyai agama yang kuat tapi tidak bermoral. Bang Vincent masih bisa menahan diri hingga akhirnya Bang Iid turun setelah mengajari Bianca cara sholat. Bang Vincent mengajak Bang Iid pulang tapi Bang Iid menolak, bahkan Bang Iid menegaskan bahwa dia akan tinggal di sana. Bang Vincent marah dan memukul Bang Iid. Papa Bianca yang tidak terima dengan pemukulan yang dilakukan oleh Bang Vincent akhirnya mengusir Bang Vincent dan adik-adiknya dari rumah Bianca.
Sementara itu, Ibu Arum masih harap-harap cemass menunggu jawaban Bang Vincent, tapi Ibu Arum sama sekali tidak tahu apa yang saat ini terjadi pada keluarga Bang Vincent.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar